Alasan Kenapa Harus Ganti Oli Motor Secara Berkala

Halo sahabat, apakah kalian tahu bahwa mengganti oli motor secara berkala adalah salah satu kunci utama untuk menjaga kesehatan dan performa motor agar tidak bolak-balik ke bengkel? Oli motor ibarat darah bagi mesin, yang berfungsi melumasi dan mendinginkan komponen-komponen penting di dalamnya. Tanpa perawatan yang tepat, mesin motor kita bisa mengalami berbagai masalah yang tentunya akan mengganggu kenyamanan berkendara. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai alasan kenapa harus ganti oli motor secara rutin dan bagaimana hal tersebut dapat berdampak positif bagi kendaraan kesayangan kita. Jadi, mari simak bersama artikel berikut ini hingga akhir agar motor kesayangan selalu dalam kondisi prima dan siap menemani petualangan sehari-hari!

Kenapa Harus Ganti Oli Motor Secara Rutin

Harus Ganti Oli

Mengganti oli motor secara berkala sangatlah penting karena oli memiliki beberapa fungsi vital untuk mesin motor. Pertama, oli berfungsi sebagai pelumas yang mengurangi gesekan antar komponen mesin, sehingga mencegah keausan yang berlebihan. Kedua, oli juga berperan dalam mendinginkan mesin dengan menyerap dan mengalirkan panas dari bagian-bagian mesin yang bergerak. Ketiga, oli membantu membersihkan mesin dengan membawa partikel-partikel kotoran yang terbentuk selama proses pembakaran. Dengan mengganti oli secara teratur, kita memastikan bahwa oli selalu dalam kondisi optimal untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, sehingga mesin motor dapat bekerja dengan efisien dan tahan lama.

Kapan Harus Ganti Oli Motor

Kenapa Harus Ganti Oli

Mengetahui kapan harus mengganti oli motor adalah bagian penting dari perawatan motor. Biasanya, produsen motor menyarankan untuk mengganti oli setiap 2.000 hingga 3.000 kilometer atau setiap tiga bulan sekali, tergantung mana yang lebih dulu tercapai. Namun, ada beberapa tanda khusus yang dapat sahabat perhatikan untuk mengetahui bahwa sudah saatnya mengganti oli motor, agar tidak sampai terlambat seperti:

1. Kenalpot Berasap

Jika knalpot motor mengeluarkan asap putih hingga hitam pekat, ini bisa menjadi indikasi bahwa oli sudah tidak mampu melumasi mesin dengan baik. Asap tersebut biasanya merupakan tanda bahwa oli telah bercampur dengan bahan bakar dan terbakar dalam proses pembakaran.

2. Bau Gosong dari Asap Kenalpot

Bau gosong dari asap kenalpot adalah tanda bahwa oli sudah sangat kotor dan tidak lagi mampu mendinginkan mesin dengan efektif. Hal ini bisa menyebabkan overheating dan kerusakan lebih lanjut pada mesin.

3. Suara Mesin Aneh

Oli yang sudah kotor atau berumur sudah terlalu lama akan menyebabkan gesekan yang berlebihan antar komponen mesin, menghasilkan suara yang tidak biasa atau kasar. Suara ini adalah tanda bahwa oli perlu segera diganti sebelum terlambat.

4. Oli Kering

Jika sahabat sering mendapati oli cepat habis atau kering, ini menandakan ada kebocoran atau oli yang sudah terlalu tua dan kehilangan viskositasnya. Oli yang baik harus dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup kurang lebih jarak 2000 hingga 3000 kilo meter sebelum harus diganti.

5. Warna Oli Keruh Hitam

Oli yang baik seharusnya berwarna cokelat keemasan. Jika oli sudah berubah menjadi keruh dan hitam, ini adalah tanda bahwa oli sudah kotor dan penuh dengan partikel kotoran, yang dapat merusak mesin.

6. Kinerja Mesin Menurun

Oli yang sudah lama tidak diganti dapat menyebabkan penurunan performa mesin. Mesin mungkin terasa lebih berat, tidak responsif, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Semua ini menunjukkan bahwa oli perlu diganti agar mesin kembali bekerja dengan optimal.

Dampak Apabila Telat Mengganti Oli Motor

Ganti Oli Motor

Mengganti oli motor secara berkala adalah hal yang krusial untuk menjaga kinerja dan umur panjang mesin motor. Namun, banyak pengendara yang seringkali mengabaikan atau menunda-nunda penggantian oli motor. Hal ini bisa menimbulkan berbagai masalah serius yang tidak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga bisa berujung pada kerusakan mesin. Berikut ini beberapa dampak yang bisa terjadi apabila kita telat mengganti oli motor:

1. Peningkatan Gesekan pada Piston

Oli motor berfungsi sebagai pelumas yang mengurangi gesekan antar komponen mesin, termasuk piston. Jika oli tidak diganti secara berkala, kualitas pelumasannya akan menurun, menyebabkan gesekan yang lebih tinggi pada piston. Hal ini bisa mengakibatkan aus dan kerusakan pada dinding silinder.

2. Mesin Overheat

Oli motor tidak hanya melumasi, tetapi juga membantu dalam pendinginan mesin. Oli yang sudah kotor atau kehilangan viskositasnya tidak akan bisa melakukan tugas ini dengan baik. Akibatnya, mesin akan lebih cepat panas dan bisa mengalami overheat. Kondisi ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan parah pada komponen mesin.

3. Kenalpot Berasap

Salah satu tanda bahwa oli motor perlu segera diganti adalah munculnya asap dari knalpot. Oli yang sudah tidak layak pakai akan terbakar di dalam mesin, menghasilkan asap yang keluar melalui knalpot. Asap ini biasanya berwarna kebiruan atau kehitaman dan memiliki bau yang tidak sedap.

4. Oli Mengeras dan Terjadi Penyumbatan

Oli yang sudah terlalu lama digunakan akan mengental dan bisa mengeras. Kondisi ini bisa menyebabkan penyumbatan di saluran oli, sehingga aliran oli ke komponen-komponen mesin menjadi terhambat. Penyumbatan ini dapat mengakibatkan kerusakan serius karena beberapa bagian mesin tidak mendapatkan pelumasan yang cukup.

5. Torsi Menurun

Mesin yang tidak mendapatkan pelumasan optimal akan mengalami penurunan kinerja, termasuk dalam hal torsi. Torsi yang menurun akan mengurangi daya dorong motor, membuat akselerasi menjadi lambat dan respon mesin kurang maksimal. Hal ini tentu akan mengurangi kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara.

6. Bahan Bakar Semakin Boros

Gesekan yang tinggi dan mesin yang bekerja lebih keras karena oli yang tidak diganti akan menyebabkan konsumsi bahan bakar yang lebih tinggi. Motor akan membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk mencapai performa yang sama, sehingga menjadi lebih boros dan meningkatkan biaya operasional.

7. Kerusakan Mesin Motor

Dampak terburuk dari telat mengganti oli motor adalah kerusakan mesin yang serius. Komponen-komponen mesin yang tidak mendapatkan pelumasan yang cukup akan cepat aus dan rusak. Jika kondisi ini dibiarkan, bisa berujung pada kerusakan mesin secara total yang membutuhkan biaya perbaikan yang cukup mahal, atau bahkan penggantian mesin.

Baca juga: Alur, Tata Cara dan Syarat Bayar Pajak Motor Terbaru

Kredit Motor Baru dan Bekas Adira Finance

Sahabat, menjaga kondisi oli motor dengan rutin menggantinya sesuai jadwal adalah langkah sederhana yang dapat mencegah berbagai masalah serius pada motor. Jangan biarkan kelalaian kecil ini merusak kendaraan kesayangan. Mari selalu jaga performa dan kesehatan motor dengan baik agar tetap nyaman dan aman dalam berkendara!

Untuk sahabat yang sudah mulai bosan mengurusi motor butut di rumah dan ingin motor baru atau bekas dengan kondisi yang lebih prima tanpa harus bolak balik ke bengkel, bisa banget mengajukan Kredit motor baru atau bekas di Adira Finance. Menggunakan BPKB motor yang ada di rumah, proses pengajuan kredit yang mudah dan proses yang cepat adalah kelebihan kredit motor melalui Adira, selain itu Adira Finance juga sudah diawasi oleh OJK, jadi sahabat tidak perlu lagi takut dan was-was mengajukan kredit di Adira Finance karena sudah pasti aman.

error: Content is protected !!
Scroll to Top