15 Rekomendasi Makanan Timur Tengah yang Harus Dicoba

Setelah menunaikan ibadah Umrah atau Haji agen travel biasanya akan memberikan tambahan waktu beberapa hari agar jamaah bisa merasakan kehidupan dan budaya Timur Tengah terutama di sekitar Mekkah atau Madinah, entah keperluan membeli oleh-oleh, berbelanja ataupun mencoba makanan khas dan menikmati kelezatan kuliner khas Timur Tengah yang autentik. Dalam perjalanan pulang, kenangan akan aroma rempah-rempah yang menggoda dan cita rasa unik yang memanjakan lidah akan terus terngiang- ngiang hingga sekembali ke Indonesia.

Untuk Anda yang bingung apa saja makanan khas Timur Tengah yang wajib dicoba setelah haji, berikut ini adalah 15 rekomendasi makanan Timur tengah yang harus dicoba setidaknya sekali seumur hidup. Dari hidangan pembuka seperti Hummus dan Tabouleh hingga sajian utama seperti Shawarma dan Kebab, yuk simak artikelnya hingga akhir, agar Anda tidak salah mencoba makanan selama di Arab.

Rekomendasi Makanan Timur Tengah Terenak

1. Hummus

Hummus adalah hidangan pembuka berbentuk pasta kental yang terbuat dari buncis yang dihaluskan, dicampur dengan tahini (pasta biji wijen), minyak zaitun, jus lemon, dan bawang putih. Rasanya lembut dengan sedikit keasaman dari lemon, dan kekayaan rasa kacang dari tahini. Hummus sering disajikan dengan roti pita atau sayuran segar sebagai cocolan.

2. Tabouleh

Makanan Timur Tengah

 

Tabouleh adalah salad segar yang terdiri dari peterseli cincang halus, tomat, bawang, bulgur (gandum yang sudah dikukus, dikeringkan, dan digiling), dan bumbu-bumbu seperti mint, jus lemon, minyak zaitun, garam, dan lada. Rasanya segar dan tajam dengan keasaman dari lemon dan kelembutan dari minyak zaitun. Tabouleh biasanya disajikan sebagai hidangan pembuka atau sebagai pelengkap.

3. Kebab

Kebab adalah potongan daging (biasanya daging domba, sapi, atau ayam) yang dipanggang di atas tusukan atau dipanggang langsung di atas api. Rasanya gurih dan berasap dengan rempah-rempah yang khas seperti jintan, ketumbar, dan paprika. Kebab sering disajikan dengan roti pita, sayuran, dan saus seperti yogurt atau tahini.

4. Samosa

Samosa adalah pastri berbentuk segitiga yang diisi dengan campuran daging cincang, kentang, kacang polong, dan bumbu-bumbu seperti kunyit, ketumbar, dan garam masala. Kulit luarnya renyah sementara isinya lembut dan penuh rasa. Samosa biasanya digoreng hingga kecokelatan dan disajikan dengan saus chutney atau yogurt.

5. Nasi Bukhari

Nasi Bukhari adalah hidangan nasi khas Timur Tengah yang dimasak dengan campuran rempah-rempah seperti kapulaga, kayu manis, dan cengkeh, serta potongan daging (sering kali ayam atau kambing). Nasi ini berwarna oranye terang berkat tambahan wortel dan tomat. Rasanya kaya dan aromatik dengan keseimbangan rasa manis dan gurih.

6. Nasi Biryani

Nasi Biryani adalah hidangan nasi yang dimasak dengan bumbu-bumbu khas seperti saffron, kayu manis, kapulaga, dan cengkeh, serta daging (biasanya ayam, kambing, atau sapi). Nasi ini biasanya dilengkapi dengan kacang almond, kismis, dan telur rebus. Rasanya kompleks dengan perpaduan rempah-rempah yang kuat dan sedikit rasa manis dari kismis.

7. Nasi Kebuli

Nasi Kebuli adalah nasi berbumbu yang dimasak dengan kaldu daging kambing, susu, dan bumbu-bumbu seperti kayu manis, cengkeh, kapulaga, dan pala. Nasi ini sering disajikan dengan potongan daging kambing yang empuk dan terkadang dilengkapi dengan kismis atau kacang almond. Rasanya kaya dan aromatik dengan sedikit rasa manis dan gurih.

8. Nasi Mandhi

Nasi Mandhi adalah hidangan nasi yang dimasak dengan campuran rempah-rempah seperti jintan, ketumbar, dan kayu manis, serta daging (biasanya ayam atau kambing). Nasi ini biasanya dimasak dalam oven tanah liat tradisional yang disebut tandoor, memberikan rasa berasap yang khas. Rasanya lembut dan beraroma dengan sentuhan smokey yang unik.

9. Roti Paratha

Roti Paratha adalah roti lapis yang digoreng dengan sedikit minyak atau ghee hingga renyah di luar dan lembut di dalam. Roti ini memiliki rasa mentega yang kaya dan tekstur yang lembut serta sedikit renyah di tepinya. Paratha sering disajikan dengan kari, yogurt, atau chutney.

10. Falafel

Falafel adalah bola atau patty yang terbuat dari buncis atau fava beans yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, ketumbar, dan jintan. Falafel digoreng hingga kecokelatan dan renyah di luar, sementara dalamnya tetap lembut. Rasanya gurih dan sedikit pedas. Falafel biasanya disajikan dalam roti pita dengan sayuran dan saus tahini.

11. Haleem

Haleem adalah hidangan berkuah yang terbuat dari campuran gandum, daging (seringkali domba atau ayam), dan lentil yang dimasak perlahan hingga menjadi bubur kental. Rasanya kaya dan dalam dengan perpaduan rempah-rempah yang kuat seperti kayu manis, cengkeh, dan kapulaga. Haleem biasanya disajikan dengan bawang goreng, ketumbar segar, dan irisan lemon.

12. Mutabbaq

Mutabbaq adalah pastri yang diisi dengan campuran daging cincang, sayuran, dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, bawang merah, dan jintan. Pastri ini digoreng hingga kecokelatan dan renyah di luar, sementara isinya tetap lembut dan penuh rasa. Rasanya gurih dan sedikit pedas. Mutabbaq sering disajikan sebagai camilan atau hidangan pembuka.

13. Manakeesh

Manakeesh adalah roti datar yang dipanggang dengan topping seperti za’atar (campuran rempah yang terbuat dari thyme, sumac, dan biji wijen), keju, atau daging cincang. Rasanya bervariasi tergantung pada toppingnya, tetapi umumnya gurih dan aromatik. Manakeesh sering disajikan sebagai sarapan atau camilan.

14. Katayef

timur tengah

Katayef adalah pancake kecil yang diisi dengan campuran keju manis atau kacang-kacangan seperti kenari atau almond, kemudian digoreng atau dipanggang hingga renyah. Setelah matang, katayef sering kali dicelupkan dalam sirup gula. Rasanya manis dan lezat dengan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.

15. Khubz

makanan khas timur tengah

Khubz adalah roti pita khas Timur Tengah yang berbentuk bulat dan pipih. Roti ini dibuat dari tepung terigu, air, ragi, dan garam, kemudian dipanggang dalam oven dengan suhu tinggi, yang membuatnya mengembang dan membentuk kantung udara di dalamnya. Khubz memiliki tekstur yang lembut dan sedikit kenyal dengan rasa yang netral, menjadikannya pendamping sempurna untuk berbagai hidangan. Roti ini sering digunakan untuk membungkus falafel, hummus, kebab, atau dijadikan alat untuk mencocol saus dan kuah. Dengan aroma gandum yang khas dan rasa yang ringan, khubz adalah salah satu elemen penting dalam masakan Timur Tengah.

Baca juga: 10 Rekomendasi Makanan Jepang Halal yang Wajib Dicoba Saat Liburan

Pembiyaan Syariah Umroh dan Haji

Itulah 15 rekomendasi makanan Timur Tengah yang wajib Anda coba setelah selesai beribadah Haji ataupun Umroh. Untuk Anda yang tidak terbiasa dengan makanan dengan cita rasa rempah yang tinggi pasti akan sedikit kaget dengan rasanya. Tapi mencoba makanan-makanan tersebut adalah sebuah pengalaman yang sangat sayang apabila dilewatkan.

Untuk Anda yang dalam hati sudah memiliki panggilan pergi ke Tanah Suci Mekkah, segeralah mendaftarkan diri, saat ini sudah banyak sekali layanan yang dapat membantu mewujudkan ibadah mulia tersebut menjadi lebih ringan. Salah satunya adalah program Pembiayaan Syariah Umroh dan Haji dari Adira Finance. Tidak usah khawatir akan riba, Pembiayaan Syariah Umroh dan Haji di Adira menggunakan akad Syariah, “murabahah” melalui program ini sahabat dapat berangkat terlebih dahulu ke Tanah Suci dan bayar biaya Umroh setelah pulang ke Indonesia. Info lebih lanjut? Konsultasi di sini.

error: Content is protected !!
Scroll to Top