Panduan Lengkap Syarat Bikin Paspor Umroh Terbaru

Sebagai umat muslim, Haji dan Umroh merupakan salah satu ibadah yang paling dirindukan dan menjadi cita-cita untuk banyak orang. Setiap tahun ada ratusan ribu hingga jutaan orang-orang dari seluruh penjuru dunia tidak hanya Indonesia yang datang ke baitullah untuk melaksanakan Haji ataupun Umroh. Berbeda dengan Haji yang waktunya hanya bisa dilaksanakan pada bulan Dzulhijah yang bertepatan dengan hari raya Idul Adha, Umroh lebih leluasa dikerjakan kapanpun, sehingga Umroh bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda ataupun orang tua Anda yang sudah rindu tanah suci akan tetapi tidak ingin berlama-lama antre kuota Haji yang hingga puluhan tahun itu.

Sama halnya dengan Haji, Umroh juga memerlukan beberapa persyaratan, prosedur dan biaya yang harus disiapkan. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi agar Anda bisa berangkat Umroh adalah Paspor. Paspor sendiri merupakan sebuah dokumen resmi yang berfungsi untuk legalitas ketika hendak memasuki negara lain. Paspor dikeluarkan oleh pejabat atau pemangku kebijakan yang berwenang di suatu negara. Paspor berlaku selama 10 tahun bagi setelah diterbitkan, untuk keperluan perpanjangan paspor dilakukan 6 bulan sebelum masa berlaku paspor hangus.

Untuk sahabat yang berencana pergi Umroh dan sedang kesulitan mengurus berkas-berkas terutama paspor. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai panduan lengkap syarat bikin paspor Umroh di Indonesia. Terdapat beberapa perubahan seperti tidak diberlakukannya syarat rekomendasi dari Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengurus paspor Haji dan Umroh. Nah agar lebih efisien untuk proses pembuatan paspor Umroh, simak artikel berikut ini dan ketahui apa-apa saja syarat bikin paspor Umroh terbaru.

Syarat Bikin Paspor Umroh

Pada dasarnya tidak ada perbedaan yang terlalu menjolok untuk pengurusan paspor Umroh/Haji dengan paspor-paspor pada umumnya (paspor sampul hijau). Akan tetapi bukan berarti sama persis, karena terdapat beberapa kelengkapan dokumen untuk paspor Umroh dan wajib menyantumkan nama, minimal dua suku kata. Untuk lebih lengkap mengenai syarat pembuatan paspor Umroh adalah sebagai berikut:

  • Kartu tanda penduduk (KTP) yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri (apabila Anda sudah mukim di negara lain).
  • Kartu keluarga (KK).
  • Dokumen berupa akta kelahiran, akta perkawinan, buku nikah, atau ijazah.
  • Surat keterangan pewarganegaraan Indonesia untuk Orang Asing yang telah memiliki atau berpindah kewarganegaraan Indonesia atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  • Surat penetapan ganti nama (opsional, hanya apabila Anda mengganti nama) dari pejabat atau pemerintah yang berwenang.
  • Paspor biasa lama apabila sebelumnya Anda telah memiliki paspor biasa.

Terdapat beberapa informasi wajib yang harus dipenuhi, seperti: nama, tempat dan tanggal lahir, nama orang tua wajib untuk dicantumkan pada berkas dokumen. Apabila informasi tersebut tidak terlampir, maka Anda masih bisa menyusulkan informasi tersebut pada surat keterangan dari instansi yang berwenang.

Prosedur Pembuatan Paspor Umroh

Datang ke Kantor Imigrasi / Melalui M-Paspor

Langkah pertama adalah mendatangi kantor imigrasi yang berada di kota atau wilayah Anda. Pastikan Anda mengetahui jam operasional dan membawa semua dokumen yang diperlukan untuk proses pembuatan paspor Umroh.

Selain datang langsung ke kantor imigrasi terdekat Anda juga bisa mengajukan pendaftaran pra-permohonan melalui M-Paspor yang dapat diunduh secara online dari Play Store atau APP Store, di dalam aplikasi Anda dapat menentukan sendiri jadwal kedatangan dan melakukan pembayaran PNBP. Pengajuan permohonan paspor melalui M-Paspor hanya berlaku untuk pemohon dengan usia di atas lima tahun.

Isi Formulir Permohonan dan Lampirkan Dokumen Pendukung

Setibanya di kantor imigrasi, Anda perlu mengambil nomor antrean di loket permohonan. Setelah itu, Anda akan diberikan formulir aplikasi yang harus diisi dengan lengkap. Sertakan semua dokumen persyaratan seperti KTP, KK, akta kelahiran, dan surat rekomendasi Umroh.

Pemeriksaan Dokumen oleh Petugas Imigrasi

Petugas imigrasi akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen yang Anda lampirkan. Pastikan semua dokumen sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan untuk menghindari penundaan.

Penerimaan Tanda Terima dan Kode Pembayaran

Jika dokumen dinyatakan lengkap dan sesuai, petugas akan memberikan tanda terima permohonan beserta kode pembayaran. Namun, jika ada dokumen yang kurang atau tidak valid, Anda akan diminta untuk melengkapi atau memperbaiki dokumen tersebut sebelum proses dapat dilanjutkan.

Melakukan Pembayaran Biaya Paspor

Lakukan pembayaran sesuai dengan nominal biaya pembuatan paspor yang telah ditetapkan. Pembayaran dapat dilakukan melalui bank atau metode pembayaran lain yang disediakan oleh kantor imigrasi. Simpan bukti pembayaran sebagai tanda bukti.

Pengambilan Foto dan Sidik Jari

Setelah pembayaran, Anda akan diarahkan untuk melakukan pengambilan foto paspor dan sidik jari. Pastikan Anda berpakaian rapi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk foto paspor.

Proses Wawancara

Anda akan menjalani sesi wawancara dengan petugas imigrasi. Wawancara ini bertujuan untuk memverifikasi identitas dan keperluan Anda dalam membuat paspor Umroh. Jawablah pertanyaan dengan jujur dan jelas.

Verifikasi dan Adjudikasi

Setelah wawancara, proses verifikasi dan adjudikasi akan dilakukan oleh petugas imigrasi. Mereka akan meninjau kembali seluruh dokumen dan informasi yang telah Anda berikan untuk memastikan semuanya sesuai dengan ketentuan.

Pengambilan Paspor

Setelah seluruh proses selesai dan paspor Anda telah siap, Anda akan diberitahu tanggal pengambilan. Anda bisa datang langsung ke kantor imigrasi pada hari yang ditentukan dengan membawa tanda terima permohonan untuk mengambil paspor Umroh Anda yang sudah jadi. Paspor biasanya memerlukan pengerjaan kurang lebih 4 hari kerja.

Biaya Pembuatan Paspor Umroh

Biaya pembuatan paspor Umroh, berbeda-beda antara paspor biasa nonelektronik ataupun paspor elektronik. Selain paspor biasa ada juga paspor yang bisa langsung sehari jadi. Untuk biayanya adalah sebagai berikut:

  • Paspor biasa nonelektronik 48 halaman: Rp350.000.
  • Paspor biasa elektronik 48 halaman: Rp650.000.
  • Paspor percepatan (selesai pada hari yang sama): Rp1.000.000 di luar biaya penerbitan paspor.

Baca juga: Tambahan Biaya Pendidikan Jaminkan BPKB Mobil

Pembiayaan Syariah Umroh Adira Finance

Itulah pembahasan kita hari ini mengenai panduan lengkap syarat bikin paspor Umroh di Indonesia. Sama halnya dengan Kartu Tanda Penduduk, Paspor merupakan bukti identitas diri yang sangat berguna untuk Anda yang ingin pergi ke luar negeri terutama untuk keperluan Umroh atau Haji. Karena fungsinya sebagai bukti identitas diri paspor dapat juga digunakan untuk keperluan memesan tiket pesawat, memesan dan check-in hotel, verifikasi data diri baik digital ataupun offline di berbagai platform dan lain sebagainya.

Untuk sahabat Adira yang dalam waktu dekat berencana mendaftar Haji atau Umroh untuk diri sendiri, orang tua, keluarga pasangan dan lain sebagainya, Anda bisa mengajukan Pembiayaan Syariah Umroh dari Adira Finance. Adira telah menjalin kerja sama di lebih dari 38 travel Umroh lokal dan nasional terpercaya di Indonesia. Adira Finance siap membantu memudahkan masalah pembiayaan dan pembayaran sahabat yang ingin melaksanakan ibadah Haji/Umroh ke tanah suci Mekah. Tidak usah khawatir mengenai Riba, karena Akad dalam Pembiayaan Syariah Umroh di Adira Finance menggunakan prinsip syariah (akad murabahah). Mengenai info lebih lanjut terkait pengajuan Pembiayaan Syariah Umroh bisa langsung klik laman berikut.

 

Hubungi Kami

error: Content is protected !!
Scroll to Top